yuk yuk, mari kemari, merapat di Raden Patah.Bandung Polaroid Community bekerjasama dengan Riset Indie Polaroid mengundang semua peminat polaroid untuk datang ke “Polaroid Reborn” Gathering.
kapan? sabtu dan minggu tanggal 14 dan 15 April 2012dimana? jalan Raden Patah no.12, Bandungada apa aja? Bandung Polaroid Community bersama Riset Indie Polaroid akan bercerita tentang Polaroid klasik, The Impossible Project, dan segala seluk beluknya. Juga pastinya berbagi pengalaman dan tanya jawab, serta berbagi tips dan trik. LEBIH SERU lagi karena kamu bisa menyertakan karya polaroid klasikmu untuk kami pamerkan seharian pada hari kedua di tanggal 15 April-nya :D
kami TUNGGU lhoo :D
salam analog,Riset Indie: Polaroid 

yuk yuk, mari kemari, merapat di Raden Patah.
Bandung Polaroid Community bekerjasama dengan Riset Indie Polaroid mengundang semua peminat polaroid untuk datang ke “Polaroid Reborn” Gathering.

kapan? sabtu dan minggu tanggal 14 dan 15 April 2012
dimana? jalan Raden Patah no.12, Bandung
ada apa aja? Bandung Polaroid Community bersama Riset Indie Polaroid akan bercerita tentang Polaroid klasik, The Impossible Project, dan segala seluk beluknya. Juga pastinya berbagi pengalaman dan tanya jawab, serta berbagi tips dan trik. LEBIH SERU lagi karena kamu bisa menyertakan karya polaroid klasikmu untuk kami pamerkan seharian pada hari kedua di tanggal 15 April-nya :D

kami TUNGGU lhoo :D

salam analog,
Riset Indie: Polaroid 

ha ha!
kami kembali, gengs!

sebulan terakhir ini kami terus mengalami kegagalan berulang ber-eksperimen dengan film px680 kami, cenderung overexposure dan sangat milky. warnanya jadi seperti sirup pisang susu-nya Tjampolay ditambah extra susu. maka dari itu, kami tidak lagi menjual film 600 berwarna sampai kami membeli persediaan dengan tanggal produksi yang lebih baru. dan maka dari itu pula, kami bereksperimen dengan stock film hitam putih yang masih kami miliki.

dari pengalaman terakhir saya memakai black frame, hasilnya kurang maksimal. saya mengharapkan hitam putih, yang saya dapat yellowish sephia. dan tidak lama setelah gambar developed pun, muncul kristal-kristal dan titik-titik putih yang merusak gambar. dalam hitungan minggu setelah itu, gambar pun memudar *titik titik air mata gigit gigit jari*

dan setelah melihat stock di toko: OH MAY GAD! ternyata stock kita masih banyak.

TAPI EH TAPI!

berita baik bagi kami, dan bagi pengguna polaroid klasik, pecinta hitam putih di muka nusantara. setelah kami meminta salah seorang peneliti lepas kami, Ace, untuk eksplorasi dengan black frame, ternyata batch yang ini SUPERRR sodara sodara!

hasil nya HITAM PUTIH tidak yellowish sephia lagi, ihiiiy! :D

dan jauh lebih stabil. kami sudah eksplorasi dan membuktikan, percayalah! (apa yang dikatakan rudy)

beberapa shot di atas adalah contoh-contoh shot yang kami anggap sanggup merepresentasikan batch hitam putih black frame saat ini yang kami kategorikan…Y A H U D!

baiklah begitu, ya, para pengguna polaroid klasik yang memotong ujung (cutting edge). black frame yang ini OKE sekali loh! monggo pesan di kami ya kalau mau beli :] twitter oke, sms juga bisa. klik tautan “Goods For Sale” lalu klik “Order Here” di sudut kanan atas. jangan lupa berdoa sebelum makan, juga tentunya cuci tangan.

Adios Amigos!

Amanda Mita
a.k.a rudy yang bisa dipercaya

salam analog, salam seru!

Foto ini diambil lewat kamera SX70 Alpha 1 dengan film PX70 color shade

Foto ini diambil lewat kamera SX70 Alpha 1 dengan film PX70 color shade

PX680ff Review 2012

Sebagaimana kita ketahui, The Impossible Project pada tahun 2011 melakukan terobosan besar dalam kualitas produksi film berwarna mereka untuk kamera Polaroid. Yaaa, itu adalah PX680 First Flush! Film ini dikhususkan untuk jenis kamera 600, tapi bisa juga digunakan di kamera jenis sx70 dengan menggunakan ND filter atau teknik tertentu. Film PX680 First Flush ini diproduksi bulan Mei 2011, kurang lebih 7 bulan lalu. Ternyata film TIP (seperti juga film polaroid yang dapat expire) dapat mengalami perubahan kualitas gambar. Film yang digunakan dekat dengan masa produksinya (Mei 2011) cenderung memiliki komposisi warna yang lebih jelas dan jernih, sedangkan film yang digunakan setelah 6 bulan dari masa produksi film tersebut cenderung memiliki karakteristik warna yang berbeda. PX680 First Flush yang digunakan sekarang2 ini akan memiliki warna yang cenderung magenta dengan Milky/Hazy Tone seperti yang bisa dilihat di atas. Hal ini merupakan PR bagi Impossible Project untuk membenahinya di film baru mereka berikutnya. Tapi, bukan berarti film ini sekarang rusak/kadaluarsa, justru kualitas seperti inilah yang menjadi keunikan tersendiri dari film-film TIP.

 There are no such thing as bad films, each are unique and precious!

“Bangku”december 12th, Bantul, Yogyakarta6.15 pmno sun light light meter lighten, flash on
soo..this is my LAST SHOT of px600 black frame! horaaaay! :Dafter finishing 8 shots of them, so here’s a few tips and trick to maximized ur px600 UV+ black frame film*:*valid in the tropical weather only :)
1. in  a normal warm sun light (either around 10 am in the morning or 3, 4 pm in the evening, use flash, and half darken ur light meter
2. in the night (no sun light at all), use a lamp-light (could be white or yellow) to specified ur object, lighten ur light meter a bit, use flash
3. avoid direct heavy sun light, i.e 12 noon
4. ALWAYS quickly scan ur pictures right after it’s perfectly developed :D
to get a well contrast, use ur flash always and don’t forget to half darken ur light-meter!end of words, happy experiment folks!u can order black frame film in our store, we’ve got SPECIAL PRICE for black frame films! :D IDR 310k only *it sure IS the cheapest u can find in town, really ;}visit our work|shop at Jalan Raden Patah no.12, Bandungor text/call us at 022-92494033or mention us for order @riset_polaroidsalam analog,Riset Indie: Polaroid 

“Bangku”
december 12th, Bantul, Yogyakarta
6.15 pm
no sun light 
light meter lighten, flash on

soo..this is my LAST SHOT of px600 black frame! horaaaay! :D
after finishing 8 shots of them, so here’s a few tips and trick to maximized ur px600 UV+ black frame film*:
*valid in the tropical weather only :)

1. in  a normal warm sun light (either around 10 am in the morning or 3, 4 pm in the evening, use flash, and half darken ur light meter

2. in the night (no sun light at all), use a lamp-light (could be white or yellow) to specified ur object, lighten ur light meter a bit, use flash

3. avoid direct heavy sun light, i.e 12 noon

4. ALWAYS quickly scan ur pictures right after it’s perfectly developed :D

to get a well contrast, use ur flash always and don’t forget to half darken ur light-meter!

end of words, happy experiment folks!
u can order black frame film in our store, we’ve got SPECIAL PRICE for black frame films! :D IDR 310k only *it sure IS the cheapest u can find in town, really ;}
visit our work|shop at Jalan Raden Patah no.12, Bandung
or text/call us at 022-92494033
or mention us for order @riset_polaroid

salam analog,
Riset Indie: Polaroid 

“Widodo Widari”december 9th 20112:55 pmsoft sun light, outdoormiddle darken light meter, flash on 
jadi, Riset Indie: Polaroid kemarin ikut mendukung pementasan Papermoon Puppet Theatre di Jogjakarta yang berjudul “Secangkir Kopi dari Plaja” dengan meminjamkan kamera SLR680 untuk pementasan serta mempersembahkan 1 slide (slide ini) untuk dipakai pementasan :]kalau kalau ada yang penasaran tentang pappermoon ataupun pementasan ini silakan langsung di klik saja ya :Dsalam,Riset Indie: Polaroid 

“Widodo Widari”
december 9th 2011
2:55 pm
soft sun light, outdoor
middle darken light meter, flash on 

jadi, Riset Indie: Polaroid kemarin ikut mendukung pementasan Papermoon Puppet Theatre di Jogjakarta yang berjudul “Secangkir Kopi dari Plaja” dengan meminjamkan kamera SLR680 untuk pementasan serta mempersembahkan 1 slide (slide ini) untuk dipakai pementasan :]
kalau kalau ada yang penasaran tentang pappermoon ataupun pementasan ini silakan langsung di klik saja ya :D

salam,
Riset Indie: Polaroid 

diskon liburan akhir tahun :D dan buka rumah

it’s obvious, you can see it start from the title:

we’re having holiday special discount!

yeeeay! :D
get 35k off for every single day, start from NOW! and follow our timeline [@riset_polaroid] for any special 50k off just for several hours :}

yummy, eh?

and yet to mention we’re having open house :D
and be our guest to come visit our beloved work|shop, POLARIS at Jalan Raden Patah no.12 Bandung,
saturday, december 17, 2011
u can ask whatever u want related to Polaroid vintage camera
try to experience the excitement of the cameras
learn about our “Rent and Learn” program (and participate if u’d like to)
getting to know Polaroid vintage cameras
drop ur ideas about Polaroid experiment
sharing
meeting our troops
or simply just buying an Impossible Project and get a special price all day long: 50k off! :D

okai folks, we’re gonna be waiting for ur excitement at our work|shop.

s e e  y o u  t h e r e  :D

*o ya, just twitt us for any purchase, or just call us at +6222 92494033

best regards,
P O L A R I S 

“Cendrawasih”
failed double exposure experiment 

apa ini? ini sih bukan foto!

ya ya..
jadi begini ceritanya..

adalah saya, mau experimen double exposure di kamera 680. saya lihat tutorial mijonju show di youtube bagaimana caranya menghasilkan double exposure dengan kamera 600..awalnya saya googling caranya dengan kamera 680, tapi ketemunya ini yang paling dekat. jadilah saya experimen.

caranya (menurut tutorial):
ambil shot pertamamu, sebelum slide film tergiling keluar, kamu buka tempat cartridge si kamera, jadi film tidak jadi tergiling keluar. lalu kamu ambil shot selanjutnya dan biarkan slide film tergilng keluar. ingat, shot pertama lebih baik jika lebih “gelap” (apakah itu background nya yang hitam atau cenderung gelap, atau memang yang intensitas cahayanya lebih rendah)

okei, by theory saya paham.

waktu saya ambil shot pertama saya, karena panik saya langsung buka si penutup cartridge, tanpa sempat si shutter menutup kembali setelah membuka. saya panik. begitu saya tutup lagi si penutup cartridge, shutter tidak juga menutup, masih membuka.
“oh, tuhan..” 
lalu saya hajar bleh ambil shot ke dua dan mebiarkannya tergiling.

seperti sudah diprediksi semua makhluk alam raya, jelas ia akan sangat over exposure dan memang..jadinya hanya blank, sephia.



sedih dan tidak terima kalau slide saya akan tinggal dalam polos kegagalan, saya ambil spidol transparansi proyektor..dan saya pun menggambarnya.

jadi..
ya begitu :]
bukan foto memang, ini gambar. tapi..euh..kan dari kertas foto.. :} *pembenaran 

“Payung Teduh”
light meter middle, jam 2 outdoor terik sekali, no flash
seharian kemarin saya mendengarkan lagu-lagu Payung Teduh sambil bekerja membaca.
sejenak saya menelusuri salah satu lirik lagu nya yang bagus sekali berjudul “Kita Adalah Sisa-sisa Keikhlasan yang Tak Diikhlaskan”
“kita tak semestinya berpijak di antara ragu yang tak berbatasseperti berdiri di tengah kehampaan mencoba untuk membuat pertemuan cinta ketika surya tenggelam bersama kisah yang tak terungkapkanmungkin bukan waktunya berbagi pada nestapa atau mungkin kita yang tidak kunjung siap kita pernah mencoba berjuang berjuang terlepas dari kehampaan ini meski hanya laluan cinta yang tak tahu entah akan dibawa kemana kita adalah sisa sisa keikhlasan yang tak diikhlaskan bertiup tak berarah berarah ke ketiadaan akankah bisa bertemu di dalam perjumpaan abadi”

“Payung Teduh”

light meter middle,
jam 2 outdoor terik sekali,
no flash

seharian kemarin saya mendengarkan lagu-lagu Payung Teduh sambil bekerja membaca.

sejenak saya menelusuri salah satu lirik lagu nya yang bagus sekali berjudul “Kita Adalah Sisa-sisa Keikhlasan yang Tak Diikhlaskan”

“kita tak semestinya berpijak di antara ragu yang tak berbatas
seperti berdiri di tengah kehampaan mencoba untuk membuat pertemuan cinta 
ketika surya tenggelam bersama kisah yang tak terungkapkan
mungkin bukan waktunya berbagi pada nestapa 
atau mungkin kita yang tidak kunjung siap 
kita pernah mencoba berjuang 
berjuang terlepas dari kehampaan ini meski hanya laluan cinta 
yang tak tahu entah akan dibawa kemana 
kita adalah sisa sisa keikhlasan yang tak diikhlaskan 
bertiup tak berarah 
berarah ke ketiadaan 
akankah bisa bertemu di dalam perjumpaan abadi”